Jumat, 15 April 2011

Operasi File Pada Bahasa C



File adalah sebuah organisasi dari sejumlah record. Masing-masing record bisa terdiri
dari satu atau beberapa field. Setiap field terdiri dari satu atau beberapa byte.

v     MEMBUKA FILE
Untuk membuka atau mengaktifkan file, fungsi yang digunakan adalah fungsi fopen(). File dapat berupa file biner atau file teks. File biner adalah file yang pola penyimpanan di dalam disk dalam bentuk biner, yaitu seperti bentuk pada memori (RAM) computer. File teks adalah file yang pola penyimpanan datanya dalam bentuk karakter. Penambahan yang perlu dilakukan untuk menentukan mode teks atau biner adalah “t” untuk file teks dan “b” untuk file biner. Prototype fungsi fopen() ada di header fungsi “stdio.h”
Bentuk umum :
file *fopen(char *namafile, char *mode);

Keterangan :
♦ namafile adalah nama dari file yang akan dibuka/diaktifkan.
♦ mode adalah jenis operasi file yang akan dilakukan terhadap file.

Jenis-jenis operasi file :
♦ r  :   menyarakan file hanya dapat dibaca (file harus sudah ada)
♦ w :  menyatakan file baru akan dibuat/diciptakan (file yang sudah ada akan
          dihapus)
♦ a :   untuk membuka file yang sudah ada dan akan dilakukan proses
          penambahan data (jika file belum ada, otomatis akan dibuat)
♦ r+ :  untuk membuka file yang sudah ada dan akan dilakukan proses pembacaan
          dan penulisan.
♦ w+: untuk membuka file dengan tujuan untuk pembacaan atau penulisan.
          Jika file sudah ada, isinya akan dihapus.
♦a+ :  untuk membuka file, dengan operasi yang akan dilakukan berupa
          perekaman maupun pembacaan. Jika file sudah ada, isinya akan dihapus.

Contoh :
pf = fopen(“COBA.TXT”, “w”);

v                 MENUTUP FILE
Untuk menutup file, fungsi yang digunakan adalah fclose(). Prototype fungsi fclose() ada di header file “stdio.h”. Bentuk Umum :
int fclose(FILE *pf); atau int fcloseall(void);

v                 MELAKSANAKAN PROSES FILE
♦ Menulis Karakter, untuk menulis sebuah karakter, bentuk yang digunakan adalah :
putc(int ch, file *fp)
Dimana : fp adalah pointer file yang dihasilkan oleh fopen() dan ch adalah karakter yang akan ditulis.

Contoh :
#include “stdio.h”
#include “conio.h”
#define CTRL_Z 26
void main() {
file *pf; /* pointer ke file */
char kar;
/* ciptakan file */
if((pf = fopen(“COBA.TXT”, “w”)) == NULL){
cputs(“File tak dapat diciptakan !\r\n”);
exit(1); } /* selesai */
while((kar=getche()) != CTRL_Z)
putc(kar, pf); /* tulis ke file */
fclose(pf); /* tutup file */
}

♦ Membaca Karakter, untuk membaca karakter dari file, fungsi yang digunakan
adalah: getc(file *fp);
Dimana fp adalah pointer file yang dihasilkan oleh fopen() dan fungsi feof(),
digunakan untuk mendeteksi akhir file. Pada saat membaca data foef(file *fp)

Contoh :
#include “stdio.h”
#include “conio.h”
void main(){
file *pf; /* pointer ke file */
char kar;
/* buka file */
if((pf = fopen(“COBA.TXT”, “r”)) == NULL) {
cputs(“File tak dapat dibuka !\r\n”);
exit(1); } /* selesai */
while((kar=getc(pf)) != EOF)
putch(kar); /* tampilkan ke layar */
fclose(pf); /* tutup file */
}

Tidak ada komentar:

Posting Komentar