Game Theory adalah suatu pendekatan matematis untuk merumuskan situasi persaingan dan konflik antara berbagai persaingan yang digunakan untuk mencari strategi terbaik (non-parametic) dalam suatu aktivitas dimana setiap pemain didalamnya sama-sama mencapai utilitas tertinggi.
Teori ini dikembangkan untuk menganalisa proses pengambilan keputusan dari situasi persaingan yang berbeda dan melibatkan dua atau lebih kepentingan.
Kepentingan-kepentingan yang bersaing dalam permintaan disebut pemain (players). Anggapan yang digunakan adalah bahwa setiap pemain mempunyai kemampuan untuk mengambil keputusan secara bebas dan rasional.
Dalam Game Theory dibagi menjadi 2 klasifikasi yaitu :
- Zero-Sum , satu pemain mendapatkan keuntungan dari kerugian pemain lainnya.
- Non-Zero Sum , kedua belah pemain sama-sama mendapatkan keuntungan atau kerugian melampaui jumlah yang dipertaruhkan.
Apa saja ketentuan-ketentuan dasar dalam Game Theory ?
Dari contoh tabel matrik pay-off diatas dapat dijelaskan beberapa ketentuan dasar yang terpenting dalam Game Theory, yaitu :
- Angka-angka dalam matriks pay off ( matriks permainan), meninjukkan hasil dari strategi permainan yang berbeda. Dalam permainan, dua pemain jumlah nol ini, bilangan positif menunjukkan keuntungan bagi pemain baris dan merupakan kerugian dari pemain kolom.
- Suatu strategi dikatakan dominan bila setiap pay off dalam strategi adalah superior terhadap setiap pay off yang berhubungan dalam suatu strategi alternatif. Contoh: dalam permainan diatas untuk perusahaan A, strategi harga S1 didominasi oleh strategi S2.
- Suatu strategi optimal adalah rangkaian kegiatan atau rencana yang menyeluruh yang menyebabkan seorang pemain dalam posisi yang paling menguntungkan tanpa memperhatikan kegiatan-kegiatan pesaingnya.
- Tujuan model permainan adalah mengidentifikasikan strategi atau rencana optimal untuk setiap pemain.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar